Uji Efektivitas Hepatoprotektor Ekstrak Etanol Buah Kawista (Limonia Acidissima L.) Pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar Yang Diinduksi Ccl4
DOI:
https://doi.org/10.32807/jambs.v2i1.31Keywords:
Tikus Putih, Hepatoprotektor, etanol,Abstract
Buah Kawista (Limonia acidissima L.) mengandung flavonoid. Penelitian ini untuk menguji efek hepatoprotektor dari ekstrak buah kawista pada tikus putih jantan yang diinduksi dengan CCL4. Lima belas tikus dibagi dalam lima kelompok secara acak  terdiri dari kelompok kontrol negatif, kelompok control CCL4, kelompok dosis 1 (4,55 mb/gr BB), Kelompok dosis 2 (9,09 mg/gr BB), kelompok dosis 3 (18,19 mg/ gr BB) diberikan ekstrak etanol yang diekstraksi dari buah kawista selama 10 hari. Data dianalisis dengan Kruskal-Wallis. Hasil menunjukkan CCL4 dapat menyebabkan hepatotoksisitas dengan meningkatnya kadar AST dan ALT. Hasil juga menunjukkan bahwa ekstrak etanol buah kawista memiliki aktivitas hepatoprotektif yaitu dosis 3 (18,19 mg/gr BB) mampu mengurangi jumlah SGOT dan SGPT dalam jumlah besar.Â
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
The copyright to this article is transferred to Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS) if and when the article is accepted for publication.
Â

Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


