Analisis Kesadahan Air Alkali Yang Beredar Di Kota Mataram Nusa Tenggara Barat

Authors

  • Lale Budi Kusuma Dewi POLTEKKES KEMENKES MATARAM, Indonesia
  • Ida Bagus Rai Wiadnya POLTEKKES KEMENKES MATARAM, Indonesia
  • Iswari Pauzi POLTEKKES KEMENKES MATARAM, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32807/jambs.v6i2.138

Keywords:

Kesadahan, Air Alkali

Abstract

Air alkali mengacu pada air elektrolisis yang dihasilkan dari mineral seperti magnesium dan kalsium, yang ditandai dengan hidrogen jenuh, pH tinggi, dan potensial reduksi oksidasi negatif. Air yang banyak mengandung ion kalsium dan magnesium disebut air sadah. Kadar maksimum kesadahan dalam air minum adalah 500 mg/liter, sedangkan persyaratan pH air minum adalah 6,5 sampai 8,5. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa keamanan air alkali yang beredar di Kota Mataram berdasarkan kadar kesadahan. Terhadap 30 sampel air alkali dengan pH label 9, 10 dan 11 masing-masing sebanyak 10 sampel dilakukan analisa kadar kesadahan. Rata-rata kadar kesadahan air alkali dengan pH label 9, 10 dan 11 berturut-turut adalah 99 mg/liter, 118 mg/liter dan 117 mg/liter. Berdasarkan kadar kesadahan, air alkali yang beredar di Kota Mataram masih layak konsumsi.

References

Ara, J., Nuwormegbe, S. A., Easter, M., Sajo, J., Shim, K., & Lee, K. (2017). Potential therapeutic effect of alkaline reduced water in polycystic ovarian syndrome. Medical Hypotheses. https://doi.org/10.1016/j.mehy.2017.05.017

Henry, M., & Chambron, J. (2013). Physico-Chemical, Biological and Therapeutic Characteristics of Electrolyzed Reduced Alkaline Water (ERAW). 2094–2115. https://doi.org/10.3390/w5042094

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Persyaratan Kualitas Air Minum. , Pub. L. No. 492/Menkes/Per/IV/2010 (2010).

Koufman, J. A., & Johnston, N. (2012). Potential benefits of pH 8.8 alkaline drinking water as an adjunctin the treatment of reflux disease. Annals of Otology, Rhinology and Laryngology, 121(7), 431–434. https://doi.org/10.1177/000348941212100702

Mistica, R., Ignacio, C., Kang, T., Kim, C., Kim, S., Yang, Y., … Lee, K. (2013). Anti-obesity Effect of Alkaline Reduced Water in High Fat-Fed Obese Mice. Biol. Pharm. Bull., 36(7), 1052–1059.

Permadani, A. D., Mardiyono, M., & Santjaka, A. (2019). The combination of alkaline water provision and asthma-induced gymnastics towards peak expiratory flow rate of asthma patients at Surakarta Lung Clinic, Indonesia. Global Health Management Journal, 3(1), 8–12. https://doi.org/10.1109/SKIMA.2017.8294127

Soemardjo, D. (2009). Pengantar Kimia Buku Panduan Kuliah Mahasiswa Kedokteran dan Program StrataI Fakultas Bioeksakta. Jakarta: EGC.

Sumarna, A. T. (2006). Analisis Preferensi Konsumen Air Minum Kemasan Beroksigen Merek AIROX (Studi Kasus Di Wilayah Kotamadya Bogor). Institut Pertanian Bogor.

Downloads

Published

2019-09-06

How to Cite

Kusuma Dewi, L. B., Rai Wiadnya, I. B., & Pauzi, I. (2019). Analisis Kesadahan Air Alkali Yang Beredar Di Kota Mataram Nusa Tenggara Barat. Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS), 6(2), 89–92. https://doi.org/10.32807/jambs.v6i2.138

Citation Check