Pengaruh Variasi Infeksi Malaria Terhadap Positivitas Protein Urine Pada Penderita Malaria

Dendi Arisandi, Erlin Yustin Tatontos, Urip Urip

Abstract


Malaria merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh Parasit. Masuknya penyakit malaria dapat diketahui salah satunya dengan adanya peningkatan protein pada urine. Kadar protein dalam urin lebih dari 150 mg dapat dijumpai pada kerusakan- kerusakan membran kapiler glomerulus atau karena gangguan mekanisme reabsorbsi tubulus atau kerusakan-kerusakan pada kedua mekanisme tersebut. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi infeksi malaria terhadap positivitas protein urine pada penderita malaria. Penelitian ini merupakan penelitian yang besifat observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, jumlah sampel menggunakan sampel jenuh, teknik pengambilan sampel dengan cara Accidental Sampling, variabel penelitian berupa variasi infeksi malaria dan positivitas protein urine. Jenis malaria yang banyak menginfeksi di wilayah kerja Puskesmas Meninting dan Puskesmas Penimbung adalah Malaria Falsiparum (Malaria Tropika) Malaria Vivaks (Malaria Tertiana) dan Malaria Mix dengan positivitas protein urine berbeda beda. Hasil uji Chi Square menunjukkan p = 0,892 Karena probabilitas lebih dari 0,05 (p<α = 0,05) artinya Ho diterima dan Ha di tolak. Tidak ada pengaruh variasi infeksi malaria terhadap positivitas protein urine pada penderita malaria

Keywords


penderita malaria; positivitas protein urine; variasi infeksi malaria

Full Text:

PDF

References


Harijanto. (2006). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam.

Hidayat A.A. (2007). Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisa Data. Salemba Medika.

Islaeli, B. N., Diarti, M. W. and Jiwantoro, Y. A. (2019) ‘Pemanfaatan Larutan Garam Natrium Klorida (Nacl) Sebagai Pengawet Alternatif Pada Urine Untuk Pemeriksaan Urine Metode Carik Celup’, Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS), 6(1), p. 41. doi: 10.32807/jambs.v6i1.123.

Kemenkes RI. (2015). Profil Kesehatan Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Notoatmodjo, S. (2012). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Y, H. (2016). Perbedaan Protein Urin Metode Carik Celup Dan Metode Pemanasan Dengan Asam Asetat 3% Pada Penderita Gagal Ginjal. Akademi Analis Kesehatan 17 AGUSTUS 1945 Semarang.




DOI: https://doi.org/10.32807/jambs.v6i2.142

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 


Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS) 2656-2456 Kampus A Poltekkes Kemenkes Mataram, Jurusan Analis Kesehatan, Jl. Praburangkasari Dasan Cermen Sandubaya Mataram.