Penggunaan Bahan Dasar Pisang Ambon (Musa Acuminata) Sebagai Media Alternatif Untuk Pertumbuhan Jamur Aspergillus Niger

Authors

  • Aida Wildatun Muthmainnah POLTEKKES KEMENKES MATARAM, Indonesia
  • Lalu Srigede POLTEKKES KEMENKES MATARAM, Indonesia
  • Yunan Jiwintarum POLTEKKES KEMENKES MATARAM, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32807/jambs.v6i2.139

Keywords:

pisang ambon, Aspergillus niger,

Abstract

Jamur adalah mikroorganisme yang tidak berklorofil sehingga dalam memenuhi kebutuhan pangannya sangat bergantung dari luar, media pertumbuhan yang baik adalah meia yang mengandung semua nutrien yang diperlukan oleh organisme yang akan ditumbuhkan salah satunya adalah karbohidrat, sumber karbohidrat dalam penelitian ini diperoleh dari tepung pisang ambon.Tujuan Penelitian mengamati pertumbuhan jamur Aspergillus niger pada media alternatif berbahan dasar pisang ambon dengan konsentrasi 10% dan konsentrasi 20% secara makroskopis dan mikroskopis.Metode Penelitian: penelitian ini bersifat deskriptif penelitian ini berlangsung menggunakan metode purposive sampling, jamur Aspergillus niger diisolasi dari bahan pangan dan ditumbuhkan pada media PDA ( potato Dextrose Agar ) dan media alternatif pisang ambon ( musa acuminata ) di amati selama 5 hari dengan melihat warna,diukur diameter koloni dan bentuk koloninya.Hasil penelitian: konsentrasi 10% dan konsentrasi 20% koloni tumbuh dengan baik dilihat secara makroskopis dan mikroskopis. Kesimpulan: bubuk pisang ambon dapat digunakan sebagai media alternatif untuk pertumbuhan jamur Aspergillus niger.

References

Andriyani, W. 2005. Isolasi dan Identifikasi Kapang Aspergillus dari Kopi (Coffe sp) Bubuk. Skripsi. FMIPA UNDIP. Semarang

Anonim. 2013. Fungi. Diakses pada 26 November 2017. (http://pendidikankarakter.org/biosciencelearning/materi/fungi_2013.pdf.)

Cappuccino, J. G., dan Sherman, N. 2014. Manual Laboratorium Biologi. EGC. Jakarta.

Direktorat Gizi Departemen Kesehatan Indonesia. (2009). Kandungan gizi kentang. Jakarta: Departemen Kesehatan Indonesia

Dwidjoseputro. (1990). Dasar-Dasar Mikrobiologi. Jakarta: Djambatan

Gandjar, I., W. Sjamsuridjal, dan A. Detrasi. “Mikologi Dasar danTerapanâ€. Yayasan Obor Indonesia. Jakarta, Indonesia, 2006

Hardjo, SS., N. S. Indrasti, B. Tajuddin.“Pemanfaatan Limbah Industri Pertanianâ€. Biokonveksi. Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi. IPB. Bogor, 1989

Kwoseh, C.K., Darko. M. A., and Adubofour , K. 2012. Cassava Starch-Agar Blend as Alternative Gelling Agent For Mycological Culture Media. Bots. J. AgricApplSci, 8 (1): 8-15.

Laily, R. (2010) Olahan Dari Kentang. Yogyakarta: Kanisius

Masnun. (2016). TEKNOLOGI MEMBUAT MEDIA PDA. Jambi: Balai Pelatihan Pertanian

Murwani, S. 2015. Dasar-dasar Mikrobiologi Veteriner. Edisi pertama, Universitas Brawijaya Press (UB Press) Elektrinik Pertama dan terbesar di Indonesia. Malang.

Mustiani, S., Jiwintarum, Y. and Jiwantoro, Y. (2019) ‘Studi Jamur Cryptococcus Neoformans Penyebab Kriptokokosis pada Kotoran Burung , Tanah , dan Udara di Pasar Burung Lingkungan Sindu dengan Media Potato Dextrose Agar ( PDA )’, 7(1).

Notoadmodjo, S. (2012) Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Prakash R dan Jha S.N. Basic of The Genus Aspergillus. International journal of Research Botany 4, no. 2 (2014): h. 26-30.

Ravimannan, N.,Arulanantham, R., Pathmanathan, S., and Niranjan, Kularajani. 2014. Alternative Culture Media For Fungal Growth Using Different Formulation Of Protein Sources. Annals of Biological Research, 5(1):36-39

Rahman, Ansori. 1989. Teknologi Fermentasi. PAU Pangan dan Gizi. IPB. Bogor.

Sunarmi, Y. I. dan Saparinto, C.2010. Usaha 6 Jenis Jamur Skala Rumah Tangga. Penebar Swadaya. Jakarta.

Tharmila, S., Jeyaseelan, E.C., and Thavaranjit, A. C. 2011. Preliminary Screening Of Alternative Culture Media For The Growth Of Some Selected Fungi. Archives of Applied Science Research, 3 (3):389-393

Downloads

Published

2019-09-06

How to Cite

Muthmainnah, A. W., Srigede, L., & Jiwintarum, Y. (2019). Penggunaan Bahan Dasar Pisang Ambon (Musa Acuminata) Sebagai Media Alternatif Untuk Pertumbuhan Jamur Aspergillus Niger. Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS), 6(2), 93–97. https://doi.org/10.32807/jambs.v6i2.139

Citation Check