Studi Jamur Aspergillus fumigatus penyebab Aspergillosis di Pasar Cakranegara Kota Mataram dengan Media Pertumbuhan Potato Dextrose Agar (PDA)

Ni Luh Gita Gandi, I Wayan Getas, Miftahul Jannah

Abstract


Aspergillosis merupakan penyakit opportunistik yang disebabkan oleh jamur Aspergillus fumigatus. Jamur ini tersebar secara kosmopolitan di seluruh dunia. Gejala penyakit aspergillosis ditandai dengan gangguan pernafasan, gangguan kulit, keracunan serta alergi. Penyakit ini dapat terjadi akibat masuknya spora jamur yang ada di udara melalui sistem inhalasi. Dimana jamur ini dapat ditemukan pada udara, makanan, sayuran, tanah, humus. Sehingga dapat dilakukan studi terhadap jamur Aspergillus fumigatus pada sumber-sumber ditemukannya jamur tersebut untuk pencegahan aspergillosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi, mengidentifikasi dan menganalisis jamur Aspergillus fumigatus penyebab aspergillosis di Pasar Cakranegara Kota Mataram dengan Media Pertumbuhan Potato Dextrose Agar (PDA). Metode penelitian ini menggunakan Observasional deskriptif dengan teknik pengambilan sampel Non Random Purposive Sampling. Sampel penelitian berjumlah 15 sampel yang terdiri atas 3 jenis yaitu udara, sayuran dan makanan (jajanan pasar). Masing-masing sampel dipreparasi kemudian diisolasi dengan menggunakan media PDA dan diinkubasi selama 3x24 jam pada suhu 37ºC kemudian diidentifikasi dan dianalisis untuk ditemukan jamur Aspergillus fumigatus pada masing-masing sampel tersebut. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil dari 15 sampel yaitu 9 sampel positif (+) ditemukan Aspergillus fumigatus dan 6 sampel negatif (-) ditemukannya Aspergillus fumigatus. Rincian persentase pada masing-masing sampel yaitu pada sampel udara diperoleh 4 dari 5 sampel (80%) positif ditemukan Aspergillus fumigatus, pada sampel sayuran diperoleh 3 dari 5 sampel (60%) positif ditemukan Aspergillus fumigatus, dan pada sampel makanan diperoleh 2 dari 5 sampel (40%) positif ditemukan Aspergillus fumigatus. Persentase tertinggi ditemukan Aspergillus fumigatus terdapat pada sampel udara, yang merupakan kontak langsung penyebab aspergillosis. Dengan persentase total keseluruhan sampel yaitu ditemukan Aspergillus fumigatus sebanyak 60%.


Keywords


Aspergillus fumigatus; Potato Dextrose Agar;

Full Text:

PDF

References


Aini, N., & Rahayu, T. (2015). Media Alternatif untuk Pertumbuhan Jamur Menggunakan Sumber Karbohidrat yang Berbeda Alternatif Media for Fungal Growth Using a Different Source of Carbohidrats.

Aminah, N. S., & Supraptini. (2003). Jamur pada Buah-buahan, sayuran, Kaki Lalat dan Lingkungan di pasar Tradisional dan swalayan. Jurnal Ekologi Kesehatan, 2(3).

Ernawati, A., & Adipati, Y. C. (2017). Identifikasi Jamur Pada Biji Jagung (Zea mays L.) Busuk dan Segar yang dijual di Pasar Baru Borong Makassar, (November).

Hasanah, U. (2017). Mengenal Aspergillosis, Infeksi Jamur Genus Aspergillus. Jurnal Keluarga Sehat Sejahtera, 15(30).

Hayani, N., Erina, & Darniati. (2017). Isolasi Aspergillus sp pada Paru-paru Ayam Kampung (Gallus domesticus). Jimvet, 01(4).

Irdawati, Handayani, D., & Erda, V. (2013). Cendawan Kontaminan Pada Beberapa Jenis Sayuran di Pasar Raya Padang, (1993).

Mustiani, S., Jiwintarum, Y. and Jiwantoro, Y. (2019) ‘Studi Jamur Cryptococcus Neoformans Penyebab Kriptokokosis pada Kotoran Burung , Tanah , dan Udara di Pasar Burung Lingkungan Sindu dengan Media Potato Dextrose Agar ( PDA )’, 7(1).

Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Pasanen, A.. (1991). Laboratory studies on the relationship between fungal growth and atmospheric temperature and humadity. Environment International.

Rahayu, E. S., & Sarjono, & Samson, R. A. (2014). Jamur Benang (Mold) pada Bahan Pangan. Yoygakarta: P.T. Kanisius.

Setijadi, A. R., & Yulistiana, F. (2016). Keterlambatan diagnosis pasien dan Terapi Pasien Aspergilloma paru dengan pasca Infeksi Tuberkulosis, 32(10).

Syaifuddin, A. N. (2017). Identifikasi jamur Aspergillus Sp pada roti tawar berdasarkan masa sebelum dan sesudah kadaluarsa (Studi di Desa Candimulyo Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang).

Thristy, I., & Siregar, Y. (2016). Aspergillus Fumigatus pada Sputum Penderita Batuk Kronik Menggunakan Metode PCR dan Kultur Aspergillus Fumigatus in Sputum of Patients with Chronic Cough Using PCR and Culture Method, 48(5).

Waluyo, L. (2011). Mikrobiologi Umum. Malang: UMM Press.




DOI: https://doi.org/10.32807/jambs.v6i1.128

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 


Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS) 2656-2456 Kampus A Poltekkes Kemenkes Mataram, Jurusan Analis Kesehatan, Jl. Praburangkasari Dasan Cermen Sandubaya Mataram.