Kandungan Teh Bayam Merah (Amaranthus Tricolor L) Dan Toksisitas Akut Pada Tikus Putih Strain Wistar

Pancawati Ariami, Jubair Jubair

Abstract


Teh dalam kehidupan sehari-hari merupakan minuman ringan sebagai pengantar dalam menikmati hidangan ringan dengan cita rasa yang khas. Bayam merah telah diteliti sebagai antitumor/antikanker, dan dalam bentuk sediaan teh. Penelitian laboratorium yang merupakan penelitian true-experimental dengan desain pretest–posttest disertai kontrol. Kandungan teh bayam merah diidentifikasi dengan metode GC-MS, dan penetapan kadar secara spektrofotometri dan gravimetri. Uji toksisitas akut teh bayam merah disesuaikan dengan Pedoman uji toksisitas nonklinik in vivo dari Badan Pengawas Obat dan Makanan, nomor 7 tahun 2014, kelompok tikus putih Wistar jantan dan kelompok tikus putih betina yang diberi teh bayam merah dengan dosis 50, 300, 2000, dan 5000 mg/kg BB. Senyawa utama yang dihasilkan dari identifikasi menggunakan GCMS adalah asam palmitat, asam elaidin/asam oleat, phytol, dan asam stearat. Penetapan kadar total phenol ekuivalen asam gallat pada teh bayam merah segar 4,11% b/b dan pada teh yang disimpan turun menjadi 1,78% b/b. Penetapan kadar total flavonoid ekuivalen quercetin pada teh bayam merah segar 0,98 % b/b dan menurun menjadi 0,435% b/b setelah disimpan. Kadar air dan kadar sari larut air pada sediaan teh yang baru 20,47% dan 15,18% b/b sedangkan pada teh yang telah disimpan meningkat menjadi 24,83%  dan 18,41% b/b. Uji toksisitas akut dinyatakan bahwa teh bayam merah tidak toksis.

Keywords


Amaranthus Tricolor L; Teh Bayam Merah; Toksisitas;

Full Text:

PDF

References


Akhda, Dewi K.N, 2009. Pengaruh dosis dan waktu aplikasi kompos Azolla sp. Terhadap pertumbuhan tanaman Bayam merah (Althemathera amoena Voss) Jurnal Agrivita 7(4): 36-39.

Ariami, P: Adiadnya, IB Punia; Diarti, MW. Potensi Teh Daun Bayam Merah (Amaranthus tricolor L) Terhadap Aktivitas Penghambatan Tahap Pembelahan Sel (anti mitosis) Sel Embrio Bulu Babi (Diedema antillarum). JAMBS Volume 2 Nomor 2, September 2015.

Astawan, Made.,2004. Khasiat Makanan Mentah. Jakarta: Gramedia.

Bandini., Y. dan Azis, N. 2004. Bayam. Jakarta: Penerbit Penebar Swadaya.

Batra P.,Sharma AK. 2013. Anti-cancer potential of flavonoids: recent trends and future perpectives. Departement of Biotecnhology, MMEC.

Blagosklonny MV. 2001. Treatment With Inhibitors Of Caspases, That Are Substrates Of Drug Transporters, Selectively Permits Chemotherapy-Induced Apoptosis In Multidrug-Resistant Cell But Protect Normal Cells. Leukemia 15:936-941.

Batra P.,Sharma AK.,2013. Anti-cancer potential of flavonoids: recent trends and future perpectives. Departement of Biotecnhology, MMEC.

Dalimartha, 2004. Deteksi Dini Kanker dan Simplisia Anti Kanker. Jakarta: Penebar Swadaya.

Dalimartha.,2000. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia. Jakarta: PT. Pustaka Pembangunan Swadaya Nusantara.

Di Pietro A, Conseil G, Perez-Victoria JM, Dayan G, Baubichon-Cortaya H, Trompuera D, dkk. Modulation by Flavonoid of cell multidrug resistance mediated by P-glycoprotein and related ABC transporters. Cell Mol Life Sci 59:307-322.

Guyton AC., 1995. Fisiologi Manusia dan Mekanisme Penyakit. Jakarta: Penerbit buku Kedokteran EGC.

Herani dan M Rahardjo. 2005. Tanaman berkhasiat antioksidan. Jurnal Dinamika Pertanian 19 (3):98-99

Hastak K, Gupta S, Ahmad N, Agarwal MK, Argarwal ML, Mukhtar H.,2003. Role of p53 and NF-kappaB in epigallocatechin-3-gallate induced apoptosis of LNCap cells. Oncogene 22:4851-4859.

Hodek P, Trefil P, Stiborova M.,2002. Flavonoids: potent and versatile biologically active compounds interacting with cyto-chromes P450. Chem Biol Interact 139(1):1-21.

Houghton, J.D; Hendry, G.A.F. (1995). Natural food colorants. Springer. ISBN 978-0-7514-0231-5.Page.53-59 dalam Wikipedia https://id.wikipedia.org/wiki/Antosianin

Jong WD., 2005. Kanker, Apakah Itu? Pengobatan, Harapan Hidup, dan Dukungan Keluarga. Jakarta: Arcan.

Peraturan Kepala BPOM R I, Nomor 7 Tahun 2014. Pedoman Uji Toksisitas Nonklinik secara invivo.

Katzung B.G.,1989. Farmakologi Dasar Dan Klinik. hal 808. Jakarta: EGC.

Leslie PG., Hiatt JL., Strum JM., 2012. Biologi Sel dan Histologi Edisi Keenam. Jakarta: Binarupa Aksara.




DOI: https://doi.org/10.32807/jambs.v5i2.115

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 


Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS) 2656-2456 Kampus A Poltekkes Kemenkes Mataram, Jurusan Analis Kesehatan, Jl. Praburangkasari Dasan Cermen Sandubaya Mataram.